Healthyzona

Keringat Bisa Beda-Beda, Tapi Solusinya Cuma Satu!

 

Udah jogging muterin 3 lapangan, tapi badan tetep aja gak keringetan. Eh, sementara itu temen Lo baru muterin 1 lapangan, badannya udah berasa mandi keringat. Pernah ngerasain hal ini gak, Friends?

 

Emang sih, badan tiap orang beda-beda. Ada yang jarang keringetan meski banyak gerak, ada juga yang deres meski aktivitasnya cuma dikit. Nah, sebenarnya apa sih yang jadi sebab produksi keringat seseorang itu beda?

1. Jenis Kelamin

Cowok cenderung lebih mudah keringetan daripada cewek, meski cewek punya lebih banyak kelenjar keringat. Dalam penelitian yang ditulis Journal of Strength & Conditioning Research, disebutkan jika cowok dan cewek mengonsumsi air minum serta olahraga dengan intensitas yang sama ternyata menghasilkan jumlah keringat yang beda.

 

Jumlah produksi keringat cewek, rata-rata 0,57 liter per jam semetara cowok bisa mencapai 1,12 liter per jam. Ini disebabkan karena tubuh cewek lebih bisa menjaga suhu normal tubuh. Buat pendinginan, cewek gak perlu keluarin banyak keringat kayak cowok.

2. Berat Badan

 

Berat badan juga punya pengaruh besar sama produksi keringat seseorang. Orang yang kelebihan berat badan bakal mudah keringatan saat aktivitas, karena mereka butuh banyak energi. Kebutuhan energi ini adalah hasil dari metabolisme yang bikin suhu tubuh lo meningkat, Friends. Kemudian tubuh akan menurunkan suhu dengan mengeluarkan keringat dari kulit.

3. Kondisi Psikologis

 

Banyak orang gak sadar nih, Friends kalau kondisi psikologis juga punya pengaruh dalam memproduksi keringat. Kalo lo punya gangguan stress, kecemasan, dan gugup bisa merangsang tubuh untuk mengeluarkan keringat di bagian ketiak, telapak tangan, dan telapak kaki. Keringat akibat kondisi psikologis tertentu ini bisanya juga punya bau yang lebih nyengat.

4. Hiperhidrosis

 

Hiperhidrosis adalah sebuah penyakit yang bikin produksi keringat tubuh makin banyak. Ada yang alamin penyakit ini karena bawaan lahir, tapi ada juga yang disebabkan faktor lain. Beberapa faktor yang bisa jadi penyebab hiperhidrosis antara lain siklus menstruasi, menopause, kehamilan, infeksi, penyakit lain hipertiroid atau hipoglikemia.

5. Pola Makan

Pola makan bisa berpengaruh terhadap banyaknya keringat yang dikeluarkan oleh tubuh. Misal, lo doyan makan pedas maka bisa memicu tubuh mengeluarkan keringat karena makanan pedas berpotensi meningkatkan suhu tubuh. Begitu juga waktu lo konsumsi kopi dan alkohol, dua hal ini bersifat diuretik, bisa memicu sistem sekresi, baik melalui air seni atau keringat.

 

Bye! Bakteri Penyebab Bau Badan Saat Berkeringat Berkat Sabun Medicare

Banyak orang berasumsi kalo keringatan adalah penyebab bau badan. Salah! Justru yang bikin bau badan itu adalah bakteri staphyloccous hominis. Bakteri yang hidup di kulit ini menciptakan bau dari keringat yang dihasilkan oleh tubuh.

 

Masalah bau badan yang disebabkan oleh bakteri Staphyloccous hominis bisa lo atasi pakai sabun anti bakteri Medicare yang ampuh bunuh 99.99% bakteri penyebab masalah kulit. Formulanya gak mengandung TCC dan Triclosan sehingga aman untuk kulit sensitif dan gak bakal bikin kulit lo jadi kering. Dari semua varian sabun Medicare, Lo bisa pilih varian sabun Medicare Powerful Black yang Powerful Reduce Body Odor!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *