Healthyzona

5 Alasan Rumah Mudah Berdebu

rumah berdebu

Ada yang pernah bersin terus menerus selama berada di rumah, walaupun sedang tidak pilek? Bisa jadi bersin itu disebabkan oleh debu. Karena debu memang ada di mana-mana.

Partikel debu sangat kecil, ia akan ikut beterbangan dan mengudara setiap kita bergerak melintasi ruangan, lalu tanpa disadari debu menempel pada kulit, dan barang-barang yang kita kenakan, seperti pakaian, tas, juga alas kaki, bahkan benda-benda lain yang kita lewati. Bayangkan berapa banyak debu yang kita bawa dari luar luar rumah dan tanpa kita sadari akhirnya malah menumpuk di rumah. 

Bayangkan, jika kita menghirup debu terus-menerus, bukan tidak mungkin kesehatan kita lama-lama terganggu. Karena debu mengiritasi hidung, tenggorokan, dan saluran nafas. Gangguan kesehatan yang sering terjadi karena debu adalah batuk atau bersin, alergi, bahkan bronchitis dan asma.

Coba perhatikan lima hal di bawah ini. Semuanya bisa menjadi penyebab menumpuknya debu di dalam rumah. 

 

Baca Juga :  Inspirasi Buat Lo Ajak Doi Nge-Date Olahraga yang Seru

PINTU & JENDELA TERBUKA SEPANJANG WAKTU

Bagi sebagian masyarakat kita membuka pintu dan jendela menjadi simbol keramahan dan kekeluargaan, Membuka pintu dan jendela juga merupakan cara sederhana untuk membuat sirkulasi udara di dalam rumah terus bergerak. Tapi jangan lupa, pintu dan jendela yang terbuka memungkinkan debu masuk ke dalam rumah. Sebenarnya waktu yang baik dan minim debu adalah antara jam 5 – 9 pagi. Hanya dengan beberapa jam, sirkulasi udara akan berganti. Udara pagi masih segar dan meminimalisir debu yang datang. 

 

PENGGUNAAN FURNITUR MATERIAL SINTETIS

Ada masanya, kayu menjadi sangat dominan digunakan sebagai bahan baku furnitur. Ketika zaman berubah, dan furnitur dengan gaya kontemporer menjadi sangat disukai. Sofa warna-warni, tirai jendela, bantal-bantal hias dipilih sesuai selera. Yang kadang dilupakan adalah debu lebih mudah menempel pada material sintetis lebih sulit dibersihkan ketimbang lapisan yang terbuat dari kayu.  

 

Baca Juga :  Tips Proteksi Diri dari Wabah Virus Corona

AC & KIPAS ANGIN KOTOR

Perhatikan bila sudah ada lapisan debu pada baling-baling kipas angin. Itu tandanya kipas angin sudah harus dibersihkan. Kalau dibiarkan, saat kipas dinyalakan debu malah bisa beterbangan ke seluruh ruangan. Debu juga mudah tersedot dan bertahan lama di lapisan penyaring udara pada AC. Kalau diabaikan tanpa dibersihkan, kita akan terus-menerus menghirup udara kotor selama AC dinyalakan. 

 

KARPET LAMA TIDAK DIBERSIHKAN

Karpet memang menjadi pelengkap untuk memperindah ruangan. Tapi hati-hati ya, debu yang jatuh di atas karpet akan melekat dan menumpuk. Bila dibiarkan bisa menimbulkan aroma tak sedap. Sebenarnya memeriksa karpet berdebu sangat mudah. Cukup dengan menepuk permukaannya, debu pun akan berhamburan. Itu tandanya karpet sudah harus dibersihkan. Penyedot debu bisa membersihkan debu-debu yang menempel pada permukaan. Tapi jangan lupa gulung karpet, sehingga debu dan kotoran di lantai bisa dibersihkan.

 

Baca Juga :  Badminton Bisa Asik dan Aman Meski Pandemi

LANGIT-LANGIT RUMAH & PERMUKAAN LEMARI

Karena letaknya yang tinggi, kadang kita lupa membersihkan langit-langit rumah. Sama halnya dengan permukaan lemari. Bagian atas lemari yang tidak tampak menjadi tempat debu menumpuk. Padahal karena letaknya yang tinggi, debu malah bisa cepat menyebar ke bawah. 

Membersihkan rumah secara berkala penting dilakukan, agar debu tidak bertebaran ke seluruh ruangan di rumah. Rumah yang bersih menjadikan kita lebih sehat. Selain itu, bisa menciptakan rasa nyaman sehingga kita jadi betah di rumah. Karena rumah ditinggali bersama keluarga, akan lebih baik kalau setiap anggota keluarga sama-sama menjaga kebersihannya. 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *